Kenapa PSS Sleman Sulit Menang di Pekan Ketiga: Masalah Lima Gol vs Ketajaman Dewa United
PSS Sleman datang ke pekan ketiga tanpa poin setelah kebobolan lima gol dalam dua laga, sementara Dewa United belum terkalahkan dan berada di urutan kedua. Laga di Banten International Stadium menjadi ujian bagi pertahanan PSS melawan tim yang produktif, tetapi Dewa United juga punya gangguan persiapan berupa penerbangan tertunda.
Apa yang terjadi
PSS Sleman memasuki pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 dengan misi memburu kemenangan perdana melawan Dewa United. Dua laga sebelumnya berakhir buruk: kalah 1-2 dari Bali United, lalu takluk 1-3 saat menjamu Madura United. Dari dua pertandingan itu, PSS sudah kebobolan lima gol dan berada di peringkat ke-15 dengan nol poin. Pelatih Pieter Huistra menilai performa tim tidak sepenuhnya buruk dan menyebut anak asuhnya sebenarnya mampu memberikan perlawanan. Di sisi lain, Dewa United tampil solid dengan dua kemenangan dan satu imbang dari tiga pertandingan, mengoleksi tujuh poin dan duduk di urutan kedua klasemen sementara. Pelatih Osmar Loss menegaskan timnya tetap mewaspadai lawan yang berupaya bangkit, dan menyebut pertandingan keempat di liga ini sebagai tantangan yang sangat besar. Persiapan Dewa United tidak sepenuhnya mulus karena penerbangan mereka tertunda sehingga melewatkan satu hari latihan. Laga ini dijadwalkan di Banten International Stadium, Minggu (20/9/2026) sore WIB.
Sudut pandang
Pelatih:
Pieter Huistra punya alasan untuk tidak membongkar total pendekatan tim: ia menilai performa PSS tidak sepenuhnya buruk dan timnya mampu memberikan perlawanan. Namun data menunjukkan masalah utamanya ada di pertahanan, dengan lima gol masuk dalam dua laga. Menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan dan mengoleksi tujuh poin, Huistra perlu memutuskan apakah tetap mempertahankan pola yang dianggapnya sudah memberi perlawanan atau mengubah struktur untuk menutup kebobolan. Dari kubu lawan, Osmar Loss justru menegaskan kewaspadaan terhadap tim yang berupaya bangkit dan menyebut laga keempat ini sebagai tantangan sangat besar, sinyal bahwa ia tidak menganggap posisi PSS di dasar klasemen sebagai jaminan.Pemain:
Pemain PSS Sleman menghadapi tekanan konkret: dua kekalahan beruntun dan nol poin membuat setiap laga berikutnya menjadi kesempatan terbatas untuk keluar dari peringkat ke-15. Mereka sudah mencetak satu gol di masing-masing laga melawan Bali United dan Madura United, jadi persoalannya bukan hanya mandul di depan, melainkan kebocoran lima gol yang membuat produktivitas itu tidak cukup. Bagi pemain Dewa United, catatan dua kemenangan dan satu imbang dari tiga laga memberi modal kepercayaan diri, tetapi penerbangan yang tertunda dan hilangnya satu hari latihan bisa memengaruhi kesiapan fisik maupun taktik menjelang pertandingan di Banten.Suporter:
Suporter PSS Sleman melihat timnya belum meraih poin apa pun dan sudah kebobolan lima gol dalam dua pertandingan, sementara pelatih menilai performa tidak sepenuhnya buruk. Perbedaan antara penilaian pelatih dan hasil di klasemen menjadi sumber pertanyaan: apakah yang dibutuhkan perubahan taktik atau cukup waktu bagi pola yang ada untuk bekerja. Di sisi lain, suporter Dewa United menyaksikan timnya berada di urutan kedua dengan tujuh poin dan belum terkalahkan, tetapi juga tahu persiapan terganggu oleh penerbangan tertunda yang membuat satu hari latihan hilang, sehingga kewaspadaan pelatih terhadap lawan yang berupaya bangkit masuk akal.Fakta kunci
| Aspek | PSS Sleman | Dewa United |
|---|---|---|
| Posisi klasemen | Peringkat 15 | Peringkat 2 |
| Poin | 0 poin dari 2 laga | 7 poin dari 3 laga |
| Rekor | Kalah 1-2 dari Bali United, kalah 1-3 dari Madura United | 2 menang, 1 imbang |
| Gol kebobolan | 5 gol dalam 2 laga | Belum terkalahkan dalam 3 laga |
| Catatan persiapan | Memburu kemenangan perdana | Penerbangan tertunda, melewatkan 1 hari latihan |
Apa artinya
Jika PSS Sleman kembali kebobolan seperti dua laga sebelumnya, nol poin mereka berisiko bertambah dan posisi ke-15 semakin sulit diperbaiki pada pekan-pekan berikutnya. Sebaliknya, Dewa United punya peluang menjaga posisi kedua dan catatan belum terkalahkan, tetapi kehilangan satu hari latihan akibat penerbangan tertunda membuat kesiapan mereka tidak ideal. Pertandingan ini karena itu bukan sekadar soal siapa mencetak gol lebih banyak, melainkan apakah PSS bisa menghentikan kebocoran lima gol dan apakah Dewa United bisa mengompensasi persiapan yang terganggu.