News Elaju Baca lainnya
Sepak Bola

Kenapa Laga Kandang Persebaya vs PSIM Jadi Ujian Ketajaman Awal Musim

Oleh Redaksi Elaju disusun dengan bantuan AI, direview editor

Persebaya menjamu PSIM di Gelora Bung Tomo dengan modal satu poin dari laga pembuka, sementara PSIM datang membawa hampir seluruh skuadnya. Fokus tuan rumah tertuju pada kesiapan Saddil Ramdani yang baru menjalani tiga sesi latihan, sedangkan PSIM justru menantikan atmosfer laga tandang perdananya.

Apa yang terjadi

Persebaya Surabaya menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu malam, 13 September 2026, dalam pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Tuan rumah datang dengan bekal satu poin hasil imbang 1-1 di markas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga pembuka. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memasang target kemenangan di laga kandang ini. Namun ia juga mengungkapkan bahwa pemain sayap Saddil Ramdani baru menjalani tiga sesi latihan bersama tim. Dari kubu tamu, pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel menyatakan antusiasme merasakan atmosfer Gelora Bung Tomo pada laga tandang perdana mereka. PSIM membawa hampir seluruh pemainnya ke Surabaya, dengan hanya Athaullah Daib yang tidak ikut dalam rombongan. Bek Persebaya asal Brasil, Jefferson Silva, berusia 29 tahun, memastikan tahapan persiapan tim berjalan sesuai rencana.

Sudut pandang

Pelatih:

Bernardo Tavares menargetkan kemenangan, tetapi ia sendiri menyebut Saddil Ramdani baru menjalani tiga sesi latihan. Artinya target itu harus dicapai dengan pemain yang belum sepenuhnya menyatu ke dalam tim, sehingga beban kreativitas kemungkinan tetap bertumpu pada pemain yang sudah lebih lama berlatih. Di sisi lain, Jean-Paul van Gastel justru datang dengan hampir seluruh skuad, dan hanya Athaullah Daib yang absen. Kelengkapan rombongan PSIM memberi van Gastel lebih banyak opsi rotasi untuk menghadapi atmosfer tandang pertama, sementara Tavares harus menimbang apakah memaksakan Saddil sejak awal sepadan dengan risiko ketidaksiapan.

Pemain:

Bagi Saddil Ramdani, tiga sesi latihan bersama Persebaya adalah waktu yang sangat singkat untuk menyerap pola permainan baru. Ia berpotensi menjadi pembeda, tetapi juga bisa menjadi titik lemah jika dipaksa tampil penuh. Di kubu PSIM, hampir seluruh pemain dibawa ke Surabaya, sehingga persaingan memperebutkan tempat utama lebih terbuka dan pemain yang tampil harus membuktikan diri di laga tandang pertama. Sementara itu, Jefferson Silva menyatakan persiapan berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan, memberi sinyal bahwa lini belakang Persebaya mengandalkan kesiapan kolektif ketimbang kejutan individu.

Suporter:

Suporter Persebaya melihat laga ini sebagai kesempatan mengubah satu poin dari laga pembuka menjadi tiga poin di kandang. Namun mereka juga dihadapkan pada kenyataan bahwa pemain yang dinanti, Saddil Ramdani, belum menjalani persiapan panjang. Suporter PSIM mendapat ujian berbeda: atmosfer Gelora Bung Tomo akan dirasakan langsung pada laga tandang perdana, dan hampir seluruh skuad yang dibawa berarti tidak ada alasan kekurangan pemain di mata pendukung sendiri.

Fakta kunci

Aspek Persebaya Surabaya PSIM Yogyakarta
Status laga Tuan rumah di Gelora Bung Tomo Tandang perdana di Gelora Bung Tomo
Modal pekan pertama Satu poin, imbang 1-1 di markas Bhayangkara Presisi Lampung FC Tidak disebutkan dalam fakta
Kesiapan skuad Saddil Ramdani baru tiga sesi latihan Hampir seluruh pemain dibawa, hanya Athaullah Daib absen
Target pelatih Bernardo Tavares menargetkan kemenangan Jean-Paul van Gastel antusias merasakan atmosfer tandang

Apa artinya

Laga ini bukan sekadar pertemuan pekan kedua. Persebaya menargetkan kemenangan, tetapi Saddil Ramdani baru menjalani tiga sesi latihan, sehingga Tavares harus memutuskan seberapa besar peran yang diberikan kepada pemain yang belum matang secara tim. Sementara itu, PSIM datang dengan hampir seluruh skuad, dan hanya Athaullah Daib yang absen, memberi van Gastel keleluasaan menyusun komposisi untuk laga tandang pertama. Jika Persebaya gagal menang, tekanan pada target Tavares akan meningkat karena modal satu poin dari laga pembuka belum berubah. Jika PSIM mampu memanfaatkan kelengkapan skuadnya di atmosfer Gelora Bung Tomo, laga tandang perdana ini bisa menjadi tolok ukur kemampuan mereka bermain di luar kandang.

Jelajahi analisis Liga Indonesia →

Analisis terkait: Liga Indonesia